Kebangkitan DeepSeek di Eropa
Startup AI asal Tiongkok, DeepSeek, tengah mencuat di Eropa, menawarkan peluang bagi perusahaan teknologi untuk mengejar ketertinggalan dalam persaingan AI global. Startup Jerman, Novo AI, beralih dari ChatGPT milik OpenAI ke DeepSeek karena biayanya yang lebih rendah dan kemudahan migrasi. Harga kompetitif DeepSeek, yang diperkirakan 20 hingga 40 kali lebih murah daripada OpenAI, dapat mendemokratisasi akses AI, mendorong perusahaan AS seperti OpenAI untuk menurunkan harga dan meningkatkan model. Terlepas dari kekhawatiran tentang penyalinan data dan sensor, efektivitas biaya dan kinerja DeepSeek telah menarik para pengguna awal seperti NetMind.AI dan Empatik AI, yang menunjukkan pergeseran dalam industri AI.
Kemitraan Strategis SoftBank dan OpenAI
Dalam langkah penting, raksasa teknologi Jepang SoftBank Group dan OpenAI mengumumkan pembentukan usaha patungan bernama SB OpenAI Japan, dengan kepemilikan saham yang setara. Kolaborasi ini bertujuan untuk memajukan layanan kecerdasan buatan, dimulai dengan implementasi layanan AI "Cristal" di dalam perusahaan-perusahaan grup SoftBank, termasuk Arm dan PayPay, yang didukung oleh anggaran tahunan sebesar $3 miliar. CEO OpenAI Sam Altman menyoroti kemampuan riset mendalam ChatGPT, menekankan kemampuannya dalam melakukan tugas-tugas kompleks dengan cepat, yang kini tersedia dalam bahasa Jepang. Kedua pemimpin tersebut juga menyebutkan keterlibatan mereka dalam proyek Stargate, dengan rencana untuk berekspansi ke Jepang.
Integrasi AI CBA untuk Klien Bisnis
Commonwealth Bank of Australia (CBA) siap meningkatkan kemampuan AI-nya dengan menerapkan agen AI untuk membantu pelanggan bisnisnya dengan pertanyaan dan memberikan respons ala ChatGPT. Inisiatif ini merupakan bagian dari perjanjian lima tahun baru dengan AWS, penyedia cloud utama CBA, yang akan memungkinkan daya komputasi yang lebih besar dan mempercepat migrasi cloud. Alat AI baru, CommBiz Gen AI, bertujuan untuk menawarkan pengalaman perbankan yang dipersonalisasi, memfasilitasi pembayaran yang lebih cepat dan transaksi yang lebih aman. Kepala Teknologi CBA, Rodrigo Castillo, menekankan komitmen mereka untuk memanfaatkan AI guna memberikan solusi yang cepat dan inovatif. Seiring meningkatnya persaingan AI di antara bank-bank Australia, kemitraan CBA dengan AWS menempatkannya di garis depan, bersama NAB dan ANZ, yang juga berinvestasi besar-besaran dalam teknologi AI. Perjanjian ini akan memungkinkan CBA untuk menggandakan kecepatan migrasi infrastruktur digital ke cloud dan mengembangkan lebih lanjut 2000 model AI-nya. Menurut kepala layanan keuangan AWS, Jamie Simon, CBA tetap menjadi klien penting dan strategis bagi operasi AWS di Australia.
Tindakan Regulasi Terhadap DeepSeek
Texas menjadi negara bagian pertama yang melarang aplikasi AI DeepSeek dan aplikasi media sosial RedNote dan Lemon8 dari perangkat pemerintah, dengan alasan kekhawatiran tentang keamanan data dan potensi pengaruh Partai Komunis Tiongkok. Larangan ini menanggapi laporan bahwa DeepSeek mengumpulkan data pengguna AS yang disimpan di Tiongkok. Langkah ini mencerminkan tren peningkatan pengawasan dan pembatasan terhadap aplikasi yang didukung Tiongkok di Amerika Serikat.
Peluncuran Alat 'Penelitian Mendalam' OpenAI
OpenAI telah meluncurkan "deep research," sebuah alat baru yang diklaim mampu menyaingi analis riset manusia dengan menghasilkan laporan komprehensif dalam sepuluh menit. Dengan memanfaatkan model AI o3 terbaru, deep research menganalisis dan mensintesis data dari berbagai sumber online. Pengumuman ini menyusul komitmen OpenAI untuk mempercepat peluncuran produk, yang didorong oleh persaingan dari perusahaan AI Tiongkok, DeepSeek. Deep research bertujuan untuk membantu para profesional di bidang keuangan, sains, dan teknik, dengan alat ini terintegrasi ke dalam antarmuka ChatGPT untuk pelanggan Pro di AS. Namun, para ahli memperingatkan agar tidak sepenuhnya mempercayai hasil AI tanpa verifikasi manusia.